Agar Menabung Tak Cuma Wacana, Serahkan ATM ke Istri Bisa Jadi Solusinya : Okezone Lifestyle UPDATE TERBARU

Berita hari ini terbaru memberikan update informasi Agar Menabung Tak Cuma Wacana, Serahkan ATM ke Istri Bisa Jadi Solusinya : Okezone Lifestyle.



HARI berganti minggu, minggu berganti bulan dan bulan berganti tahun, tapi saldo tabungan tetap sama. Apakah Anda merasa gagal mengelola keuangan dengan baik dan benar?

Ya, setiap orang pasti punya rencana dan harapan dalam mengelola keuangan dengan tepat dan bijaksana. Namun, biasanya menabung sangat sulit terealisasi bahkan hanya jadi wacana dan resolusi yang tak pernah terpernah terwujud setiap tahun.

Menurut pakar perencana keuangan dari Mitra Rencana Edukasi, Andy Nugroho, kunci agar bisa menabung adalah displin dan mengingat risiko apa yang terjadi jika Anda tidak menabung.

“Kalau saya sering menekankan kepada orang-orang untuk mengingat hal negatif apa yang terjadi jika kita tidak menabung dari sekarang. Enggak usah memikirkan apa yang mau dibeli dulu, tapi pikirkan risiko kalau tidak menabungnya dulu,” ungkap Andy saat berbincang dengan Okezone.

Mengapa hal itu yang harus diingat? Sebab otak manusia cenderung tidak ingin mencari masalah. Jadi ketika Anda memikirkan masalah maka akan terdorong keinginan untuk melakukan tindakan preventif, dalam hal ini menabung.

“Misalnya, kalau tidak menabung, maka rencana menikah tak kunjung terealisasi, lalu batal beli rumah, anak-anak yang seharusnya bisa mengenyam pendidikan di sekolah bertaraf intenasional, jadi hanya di sekolah negeri biasa, atau tak punya simpanan setelah masa kerja usai. Jadi pikirkan risiko itu agar terpacu untuk menabung,” paparnya lebih lanjut.

Namanya juga menabung, yaitu memperbaiki kondisi keuangan dan mempersiapkan dana yang akan diperlukan kemudian hari. Adapun kalau tidak bisa menyisihkan uang, maka cobalah memaksakan diri.

(Baca Juga: Ladies, 7 Cara Ketahui Pacar Kamu Akan Jadi Suami yang Baik)

“Ada beberapa perusahaan yang memaksa karyawan menabung dengan cara memotong sebagian gajinya setiap bulan untuk disisihkan sebagai dana pensiun. Sehingga mau tidak mau karyawan punya dana simpanan yang sudah diselamatkan oleh perusahaan,” kata Andy.

Tetapi jika perusahaan tidak melakukan itu, maka karyawan bisa secara proaktif datang ke bank untuk meminta dibuatkan rekening yang menampung sebagian gaji yang dipotong secara periodik untuk disisihkan sebagai dana tabungan. Dengan cara itu, suka atau tidak suka Anda akan menabung secara disiplin, walau kesannya sedikit dipaksakan.

Kalau tidak mau menabung dengan cara yang ‘dipaksa’ seperti di atas, Andy menyarankan untuk mengontrol pengeluaran. Misalnya dari pendapatan Rp7 Juta sebulan, sisihkan Rp1 juta untuk bersenang-senang atau memenuhi kebutuhan tambahan, seperti belanja. Lalu sisihkan dana untuk memenuhi keperluan setiap bulan, setelah semua dana itu dialokasikan, maka sisanya tetapkan untuk ditabung.

“Caranya macam-macam bisa dengan menyerahkan kartu ATM kepada pasangan, menyembunyikan ATM, atau minta pengawasan orangtua bagi yang masih single. Atau, jika tujuan menabungnya untuk dana pensiun, maka cari model investasi yang jika disimpan bisa melawan inflasi,” tuturnya.

Selain menyimpan uang di tabungan, Anda juga melakukan investasi. Seperti investasi emas, logam mulia, reksadana, properti, atau kalau berani silahkan main di saham. Pikirkan kira-kira bentuk investasi model apa yang cocok dengan kebutuhan.

(Baca Juga: Selektif Pilih Calon Istri, Jangan Nikahi Wanita yang Suka Banggakan Mantannya!)

“Kalau investasi berupa properti seperti tanah atau rumah mungkin butuh modal besar dan tidak mudah dicairkan. Tetapi jika kira-kira kebutuhan uangnya cepat maka bisa pilih logam mulia atau reksadana,” imbuh Andy panjang lebar.

Gosip terhangat sesuai yang dikabarkan berita terbaru mengenai Agar Menabung Tak Cuma Wacana, Serahkan ATM ke Istri Bisa Jadi Solusinya : Okezone Lifestyle.